Semangat dan Inspirasi dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX bagi Generasi Penerus Bangsa

Sebagai warga Bantul yang tinggal di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta, sangatlah membuat saya bangga. Karena mempunyai beragam potensi budaya, baik budaya yang tangible maupun yang intangible. Begitu banyak budaya, seni, dan tradisi yang bersifat Kejawen dan multi etnik dapat berbaur dan bertahan dengan kondisi Jogjakarta yang multietnik karena pluralisme.

Sultan Hamengku Buwono IX adalah sultan yang sngat bijak dan arif. Beliau lahir di Yogyakarta dengan nama asli Bendoro Raden Mas Dorodjatun, Hamengkubuwana IX. Beliau adalah putra dari Sri Sultan Hamengkubuwana VIII dan Raden Ajeng Kustilah. Pada waktu itu, Beliau merupakan sultan yang menentang penjajahan Belanda dan mendorong kemerdekaan Indonesia. Selain itu, dia juga mendorong agar pemerintah RI memberi status khusus bagi Yogyakarta dengan predikat “Istimewa”. Sebelum dinobatkan, Sultan yang berusia 28 tahun bernegosiasi secara alot selama 4 bulan dengan diplomat senior Belanda Dr. Lucien Adams mengenai otonomi Yogyakarta. Beliau begitu pemimpin rakyat yang tegas dan karismatik. Saya pernah membaca artikel di internet yang menyiratkan sebuah tulisan yang sangat  bijak tentang beliau. Hal itu telah membangun inspirasi untuk saya. Kalimat tersebut adalah “saya memang berpendidikan di Barat, tapi saya tetap lah orang Jawa” ini, memang sosok pemimpin yang dilahirkan Indonesia yang pantas diteladani. Hal ini mengispirasi saya walaupun saya anak daerah jangan takut untuk berpikir dan berwawasan global. Hal ini adalah sebuah tantangan  bagi saya untuk sadar bahwa di duni ini banyak sekali orang pintar namun banyak pula yang lupa akan daerah asalnya setelah mereka memetik kesuksesan. Sebagai generasi muda alangkah baiknya menerapkan sikap dan pemikiran yang global namun tetap arif menjunjung tinggi nilai ketimuran. Global disini dalam arti adalah berpikiran bijak, dan berdaya saing tinggi serta kompetitif dengan negara lain tanpa meninggalkan budaya dan nilai luhur tradisi dan peradabannya. Pada 2 Oktober 1988, beliau wafat di George Washington University Medical Centre, Amerika Serikat dan dimakamkan di pemakaman para sultan Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Indonesia. Walaupun beliau sudah wafat, namun kenangan akan jasa-jasa dapat kita rasakan sampai saat ini sehingga kita sebagai generasi muda dapat mengambil inspirasi dari hal-hal postif yang dapat di kembangkan dan di aplikasikan untuk kita berikan kepada diri kita sendiri, keluarga, dan bangsa.

Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Hamengkubuwana_IX http://biografi.gudangmateri.com/2010/08/biografi-sri-sultan-hamengkubuwono-ix.html

About herihero

The world is too big to only know one place, we can learn so much more if we ask, observe and participate. There is no meaning to life, to know this well will liberate us, and allow us to do whatever makes us happy
This entry was posted in tourism object. Bookmark the permalink.

6 Responses to Semangat dan Inspirasi dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX bagi Generasi Penerus Bangsa

  1. arif says:

    good posting dude, bener banget. kita sebagai generasi muda patut bekerja cerdas seperti beliau, tambah lagi kerja ikhlas…

  2. Filipus Kristanto says:

    isa dikatakan, HB IX termasuk founding father Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, dan lainnya. Sosok yang semacam ini bisa jadi sudah barang langka kalau melihat stok politisi Indonesia masa kini yang ada di kabinet maupun di parlemen.

  3. sarastiono says:

    Bentuk wakaf pemikiran,perjuangan, pengorbanan….salam kenal….

  4. Edi Prasetyo says:

    terima kasih atas partisipasinya dalam kontes blog

  5. yudha says:

    Sehubungan dengan akan diselenggarakan kegiatan Seminar Ilmiah Nasional PESAT 2013 dengan tema Seminar Ilmiah Nasional Untuk Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Revitalisasi Peradaban pada tanggal 8-9 Oktober 2013 maka kami mengundang bpk/ibu/sdr/sdri turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada alamat URL http://penelitian.gunadarma.ac.id/pesat/seminar.aspx?page=home

  6. yudha says:

    Sehubungan dengan akan diselenggarakan kegiatan Seminar Ilmiah Nasional PESAT 2013 dengan tema Seminar Ilmiah Nasional Untuk Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Revitalisasi Peradaban pada tanggal 8-9 Oktober 2013 maka kami mengundang bpk/ibu/sdr/sdri turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada alamat URL http://penelitian.gunadarma.ac.id/pesat/seminar.aspx?page=home batas pengumpulan papper diperpanjang hingga 21 Juli 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *